Ajarkan Kesadaran

kesadaran

sebatang rokok kuhisap dalam-dalam huh … kubuang perlahan bersama jutaan kepenatan, asapnya memenuhi kamar kosku yang cuma sepetak, lampu yang juga cuma 5 watt remangnya menegaskan akan sepi, kesendirian mengantarkan aku terbang dan menari diantara kepulan asap kebebasan. diam, hening, sepi, damai, damai, damai

jauh itu menyadarkan arti dekat, sepi itu mengajarkan arti riuh, sendiri itu mengantarkan kerinduan, gelap itu menjelaskan arti terang

ah .. kuhisap lagi rokok ini dalam-dalam huh ..dan secangkir nescafe yang sudah tinggal seteguk, diiringi musik lirih reason nation mengajak kebebasan maya untuk kembali pada memory percintaanku, masih terbayang jelas lekuk dan gemulai tubuhmu menari-nari diatas panggung dibawah cahaya lampu diiringi tabuhan genderang dengan ritme yang rapat. wah seksi sekali susi ….

ingatan akan masa itu masih hangat sekali, sekarang semua sudah lain, pilihan ini merampas kebersamaan, disini aku bersama ingatan, disana saat ini kau terbaring bersama perut buncitmu, isinya adalah lambang percintaan dan yang pasti bukti kejantananku. aku rindu ah … kenapa aku jadi cengeng, sudahlah aku mengantuk sayang.davidlama (cikini, jakarta 21 agustus 2006, kumpulan esai vito sebuah perjalanan spiritual)

~ by Davit Kurniawan on August 22, 2006.

Leave a Reply