VITO

vito

sudah dua bulan telat .. coba pakai sensitif ..wah garis merahnya ada dua, positif, positif.. teriak istriku.. aku cuma bisa bengong saja, ada sesuatu yang lain rasanya, antara tidak percaya dan juga senang. esoknya kupastikan kembali. bagaimana dok ? positif pak umurnya kurang lebih 12 minggu. bibirku terkunci rapat, diam dan kosong, bahagia, haru, tak percaya juga bangga. masih hangat dalam kepala, bagaimana dunia kanak-kanakku, rasanya kemarin aku masih menangis merengek minta ditetei oleh ibu. masih minta ditemani ke kamar mandi, aku takut karena katanya ada tuyul di wc.

dunia ini berputar cepat sekali, aku yang dulu anak-anak sebentar lagi punya anak.aku pandangi perut istriku yang buncit, aku tidak tahu seperti apa isinya, tapi yang jelas dia calon anakku.ah .. coba aku ajak saja dia bicara, hei.. ee, anu… ah

aku tidak tahu harus bialng apa, lagi-lagi aku cuma bisa diam, bodoh aku ini.e.. janin, calon penerusku, bidadariku, satriaku, kau datang bersama malaikat rahmat dan telah di tiupkan ruh atas dirimu oleh sang khaliq.

ku panggil engkau vito

vito, ya vito

vito adalah simbol percintaan, vito adalah bukti kekuatan cinta, vito adalah lambang kasih sayang, vito adalah bukti nyata tentang kekuasaan TUHAN

kasih sayangku kepada ibumu vito, dan yang tak kalah pentingnya kau adalah sebagai tanda kejantananku , ha… ha…

dengar, kelak kau akan menjadi vito, vito yang sebenar-benarnya vito, kau dengar itu vito ..

davidlama (tebet, jakarta 31 agustus 2006, kumpulan esai vito sebuah perjalanan spiritual)

~ by Davit Kurniawan on August 31, 2006.

2 Responses to “VITO”

  1. ha.ha..ha..
    keren-keren, apa kabar vit ? gimana istrimu ? mudah-mudahan sehat, terus nulis vit jangan pernah berenti…

  2. wah.wah. yang mau jadi bapak…..
    selamat berjuang kak semoga menjadi ayah yang dibanggain yap……

Leave a Reply