2015

Sudah cukup berumur juga blog ini, hanya kurang terawat dengan baik.

Banyak sudah perubahan dan hal baru yang terjadi, mungkin saja aku larut dan ikut menjadi bagian dari perubahan dan hal baru itu, tetapi bisa jadi juga aku hanya diam menyaksikan sliwerannya Teknologi, sliwerannya berita, sliwerannya Para politikus, hingga ganti Presiden yang hampir mendekati Nabi, Presiden penjelmaan Petruk dan Pandu yang sangat dicintai banyak Orang.

Pemerannya saja yang Ganti, ceritanya masih sama, Indonesia belum jadi, jadi belum Indonesia. orang sudah tidak merindukan apa-apa, karena memang tidak ada yang bisa dirindukan. Indonesia itu bagian dari saya, kamu, kita, dan kita, kamu, saya itulah yang akhirnya disebut Indonesia. kalau kita semua tidak ada di Indonesia, maka Indonesia Tidak Ada.

yuk kita plototi Indonesia lagi…

GNOME 3 Photo Competition

Winner

Beberapa waktu yang lalu saya diminta untuk memberikan materi oleh organisasi kemahasiswaan bidang pengembangan ilmu pengetahuan KBKM IBI DARMAJAYA yang juga bekerjasama dengan salah satu Lembaga pelatihan dan pendidikan komputer Coreskill di Lampung dalam sebuah acara GNOME 3.0 Live Party, materi yang diminta oleh teman-teman panitia adalah tentang Hacking With Gnome, luar biasa audiensi yang hadir mencapai 250 peserta dari beberapa kalangan seperti mahasiswa, pelajar, komunitas opensource di Lampung, acara tersebut juga menjadi winner photo competition, Juara Satu Internasional dalam Gnome Release Party 3.0 Photo Competition, menyisihkan Spanyol, China dan Kenya di posisi Runner-Up. Gnome Launch Party 3.0 acara yang diselenggarakan oleh Gnome, salah satu pengembang Desktop Environment Linux yang terkemuka di dunia atas release perangkat lunak terbaru mereka. Ada lebih dari 140 tempat di 48 Negara, termasuk Indonesia, Jepang, Inggris, USA dan Jerman yang turut berpartisipasi dalam penyelenggaraan acara ini. Pada tanggal 9 April 2011 yang lalu, KBKM (Kelompok Belajar dan Kreativitas Mahasiswa) – OSUM (Open Source University Meetup) IBI Darmajaya menyelenggarakan acara di Darmajaya Society Center (DSC) dan dihadiri oleh sedikitnya 250 orang peserta itu dihadari para pengguna Open Source, Aktivis IT, Mahasiswa dan Siswa Sekolah Menengah Umum, materinya saat itu adalah :
Event Show:

Sesi 1 :
Introduction of GNOME 3.0 – demo / presentation.
GNOME 3.0 in Ubuntu Linux
GNOME 3.0 installfest.
pemateri (Achmad Irawan, S. Kom Praktisi Opensource Lampung)

Sesi 2 :
Hacking / Customizing on GNOME Shell (Davit Kurniawan, S. Kom)

Gnome Release Party 3.0 Photo Competition merupakan kontes foto bagi seluruh penyelenggara acara Gnome Launch Party 3.0 itu sendiri. Kontes dimulai dengan mengirimkan foto – foto dari setiap tempat penyelenggaraan acara. Penjurian dilakukan oleh Gnome Release Party Team dengan menyeleksi foto – foto terbaik dari seluruh tempat penyelenggaraan acara. KBKM – OSUM IBI Darmajaya mengirimkan 44 foto dan hanya 3 buah foto yang lolos dalam penyeleksian tim juri. Belanda, Swiss, India, Rep. Ceko, Kamerun, Malaysia dan beberapa negara lainnya ikut lolos dalam babak penyisihan ini. Pada tanggal 11 Mei 2011, Gnome Release Party Team melalui situs resminya mengumumkan bahwa KBKM – OSUM IBI Darmajaya menjadi juara satu dalam event Gnome Release Party 3.0 Photo Competition.

Pancasila

Mari anak-anak semua kita baca bersama-sama
Pancasila
satu ; Ketuhanan yang maha esa
dua ; Kemanusiaan yang adil dan beradab
tiga ; Persatuan Indonesia
empat ; Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan,
lima ; Keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia.

Kalimat itu hanya bisa didengar di tingkat sekolah dan hanya menjadi pelajaran yang tidak lebih penting dari matematika atau lainnya, bahkan anak sekolah dan orang tuanya lebih takut jika anaknya mendapat nilai 5 untuk pelajaran berhitung, bahasa inggris, pelajaran tentang pancasila tidak memberi dampak apa-apa dalam kehidupan di hari ini.

Pada saat masih kecil kita tidak memahami apa arti dari kelima sila tersebut, pada saat ini kita lebih tidak memahaminya sama sekali, kita tidak hidup di negara islam, tidak hidup di negara kristiani, hindu, budha, konghucu, lia eden atau atheis sekalipun… tidak jelas ada di negara apa, yang saya tau ketika saya mengisi form di internet dan diminta untuk mengisi country maka saya isi INDONESIA.

adakah agama disekitar kita yang tidak sepakat dengan Ketuhan Yang Maha Esa, adakah diantara kita yang tidak sepakat dengan Kemanusiaan yang adil dan beradab, bisakah kita temui saat ini Kemanusiaan yang adil dan beradap?, sulit sepertinya mencari manusia yang beradab hari ini, adakah diantara kita yang tidak sepakat dengan Persatuan Indonesia?, faktanya adakah kita menemui orang-orang yang benar-benar menjaga persatuan?, antar kampung saja banyak yang tawruran, hanya karena persoalan nonton bola, pernahkah kita melihat siaran televisi yang menyejukkan hati? isinya berita tentang mantan pejabat yang habis masa jabatannya di rutan karena selama menjabat korupsi, berita narkoba, tebang hutan, demo, protes, prostitusi, buang bayi, bunuh ibu kandung, pemerkosaan, buset…

adakah diantara kita yang tidak sepakat dengan Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan permusyawaratan dan perwakilan?, tetapi hari ini kerakyatan tidak dipimpin dengan hikmat, tidak bermusyawarah, lihat saja adu jotos, adu urat para wakil di gedung perwakilan yang disiarkan di televisi dan ditonton oleh anak-anak dan dianggap oleh anak-anak itu tidak lebih seperti program acara hiburan atau acara upin-ipin.

jika memang kita ini adalah NEGARA INDONESIA adakah diantara kita yang tidak sepakat dengan Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia?, bagian mana di indonesia ini yang wilayah sosialnya adil bagi seluruh rakyat?. Jika adil sepertinya kecil kemungkinan ada golongan yang ingin membuat negara sendiri di negara ini

sepertinya PANCASILA belum benar-benar ada..

Mahasiswa Dituntut untuk Mandiri (Ambigu)

“Masa sarjana gak bisa apa-apa” kalau lagunya iwan fals bilang : “4 tahun lamanya bergelut dengan buku, tak terasa sia-sia” sedih juga ya, kenapa bisa demikian?.

Sering kita mendengar seorang Dosen berkata kepada Mahasiswanya : “ Sebagai mahasiswa anda dituntut untuk mandiri”. Satu penyataan yang turun termurun terucap oleh sang Dosen. Dalam proses belajar mengajar di kampus saat kuliah dulu, bahkan sampai hari inipun masih juga banyak pengajar yang menganut Faham “Seorang Mahasiswa Harus Mandiri”, sebagai contoh kecil ketika ada seorang mahasiswa bertanya secara teknis tentang suatu Mata Kuliah, Dosennya dengan wajah serius menjawab dan dijawab secara konsep, dengan kalimat penutup “ya kamu cari tahu tentang itu” karena itulah tugas pokok kamu sebagai mahasiswa yang harus bisa mandiri….. secara konsep dan logika penalaran sudah saya uraikan kepada anda. Kemudian si mahasiswa dengan memberanikan diri bertanya lagi : “ pak sebenarnya yang terpenting konsepnya apa skillnya?, kalau konsepnya saya sudah tahu dan paham luar dalam tetapi untuk membuat apalikasinya saya tidak bisa… karena bapak tidak pernah mengajarkan… sang Dosen tidak menjawab hanya menatap saja..

Dengan seribu pertanyaan yang tidak terjawab si mahasiswa hanya terpaku bingung, kalau cuma konsep ngapain gua pusing kuliah, di google juga banyak, atau sebaliknya kalau cuma skill untuk membuat program aplikasinya doang di web forum juga bertaburan… kalau gitu ngapain gua masuk kuliah… huff…

Mungkin cerita diatas mewakili kondisi mahasiswa dan juga kondisi dosen, sebenarnya apa sih yang dimaksud dengan mahasiswa harus bisa mandiri ?, dalam belajar juga mana yang lebih penting dan lebih dulu konsep atau bisa secara skill dan teknis, karena jika setelah selesai kuliah jika ingin terjun kedalam dunia usaha atau kerja yang dituntut harus menguasai secara skill teknis, sebagai contoh kalimat dalam iklan lowongan pekerjaan, misal :

Dibutuhkan sarjana komputer (S1) memiliki kemampaun skil dibidang :

–          Jaringan Komputer (CCNA)

–          Web Programming (PHP & MySQL) dll

Bahasa iklannya bukan Dibutuhkan sarjana komputer (S1) memiliki kemampuan konsep, belum pernah ditemukan sebuah perusahaan yang mencari lulusan yang tidak menguasai disiplin ilmunya secara skill dan teknis dan itu akhirnya menjadi perbedaan antara satu lulusan dengan lulusan lainnya (kompetensi), fakta dilapangan adalah demikian, perusahaan tidak akan pernah merekrut calon yang tidak bisa apa-apa secara skill dan teknis, perusahaan tidak membutuhkan lulusan-lulusan yang cuma bisa konsep, apalagi jika ingin terjun kedalam dunia usaha mandiri, harus memiliki keahlian khusus atau spesifik keahlian yang nantinya menjadi nilai jual pada usahanya tersebut, tetapi jika di kembalikan pada kondisi saat masa kuliah, hampir semua Dosen jarang yang benar-benar membimbing, membina secara totalitas yang mencakup seluruh aspek baik dari kemampuan konsep sampai dengan skill dan teknis para mahasiswanya.

Lantas apa sebenarnya yang harus dilakukan oleh seorang mahasiswa dimasa kuliahnya agar benar-benar mampu mengkolaborasikan antara Faham Mahasiswa harus mandiri dengan fakta dilapangan setelah lulus?… jawabannya adalah “Apa yang benar-benar kita senangi dari seluruh mata kuliah kita, sudahkah hal tersebut menjadi skill dalam diri kita?, jika belum maka carilah tempat atau lingkungan diluar perkuliahan yang bisa mendorong kita menjadi lebih baik pada bidang tersebut, apakah itu organisasi kampus, komunitas, atau lembaga-lembaga non akademik yang berorientasi pada full practical skill sebagai upaya pemenuhan diri kita, sehingga pada saatnya nanti kita benar-benar akan menemukan dan akan menjadi keahlian diri yang disebut skill, profesi atau profesional bukan seorang sarjana yang general.

Static Routing pada Cisco Router

Saat mulai menyukai aktifitas IT, semua hal yang berkaitan dengannya (IT) maka ada satu rasa yang muncul dalam diri (mahasiswa-pelajar) akan mencoba semua hal dan ingin bisa semua hal, ini salah satu tanda-tanda kreatifitas sudah mulai masuk didalamnya, kondisi inilah yang sangat tepat untuk memulai dan melakukan eksplorasi pada diri sampai menemukan apa yang benar-benar diminati.

Ok, langsung saja kalimat diatas hanya sebagai pengantar singkat yang gak nyambung dengan pembahasan Static Routing tetapi punya makna tersendiri, bagian yang akan dibicarakan adalah sebuah protocol “Static Routing”. Didalam IT banyak sekali spesifikasi keahlian salah satunya adalah jaringan, sebagai perumpamaan dan pembuktian nyata bahwa peranan jaringan komputer menjadi salah satu factor terpenting dalam perkembangan IT, informasi yang anda baca saat ini dan sampai dihadapan layar computer anda, salah satunya dikarenakan adanya jaringan computer yang terhubung dalam jaringan internet.

Jaringan computer jika dianalogikan seperti jalan raya dan diatasnya melintas banyak kendaraan, bayangkan jika jalan raya didunia ini hanya satu ? sangat sulit bagi kita bisa masuk kedalamnya untuk melintas macetnya pasti luar biasa (seperti Jakarta), maka diperlukan jalan-jalan tambahan, begitu juga paket data yang lewat didalam jaringan computer/internet, jika jalannya hanya satu sudah pasti data yang diakses lemotnya minta ampun, tetapi intinya untuk membatu kita mendapatkan informasi di dunia maya diperlukan peta jalan (design network) dan peralatan yang bisa membagi paket-paket data sehingga kita bisa mencapai tujuan yang ingin dicapai dengan singkat.

Peralatan yang bisa memisahkan dan membagi jalur tersebut adalah Router yang kegunaan utamanya adalah untuk meneruskan paket-paket data dari jaringan local ke jaringan local lainnya. Agar router dapat mengenal dan mengetahui bagaimana meneruskan paket ke alamat yang dituju menggunakan jalur paling baik, maka digunakan peta yang disebut table routing. Table routing dapat dibuat secara static dan dynamic.

Static Routing

Static routing adalah cara membuat table routing secara manual berguna untuk jaringan sederhana yang hanya menggunakan beberapa router guna menghemat bandwidth.

Static routing dibuat secara manual oleh kita (administrator), dengan membuat perintah-perintah tertentu dalam membuat table routingnya, IP routingnya selalu diterapkan (enable) untuk cisco router, sehingga untuk membuatnya dengan urutan perintah awal :

Router>

Router>enable

Router#configure terminal

Router(config)#ip route <network destination id> <subnet mask> <default gateway> <administrative distance>

Keterangan :

<network destination id> adalah alamat jaringan yang dituju.

<subnet mask> adalah alamat subnet mask yang dituju.

<default gateway> adalah IP Address dari gateway.

<administrative distance> adalah nilai 0-255 yang diberikan pada routing.

Contoh :

Router(config)#ip route 192.168.120.0 255.255.255.0 192.168.10.11

Untuk melihat hasil pembuatan dari static routing dapat mengetik perintah berikut :

Router#sh ip route

cukup sederhana cara membuat static routing pada cisco router, semoga bermanfaat🙂